8 Makanan Khas Cirebon, Nikmat dan Lezat

8 Makanan Khas Cirebon, Nikmat dan Lezat

Cirebon merupakan destinasi wisata yang memiliki banyak wisata bersejarah yang menarik. Selain itu, kota yang terletak di sebelah utara Provinsi Jawa Barat ini juga memiliki aneka makanan khas Cirebon yang lezat dan wajib kamu coba. 

Cirebon telah menjadi kota pelabuhan sejak zaman dahulu. Sebagai pintu masuk kedatangan pedagang dari negara lain, menyebabkan budaya di kota ini terpengaruh dengan budaya Islam, Hindu, dan Cina.

Makanan Khas Cirebon

Ketika mengunjungi Cirebon, jangan lupa untuk mencicipi makanan khasnya. Berikut adalah daftar beberapa kuliner khas Cirebon yang tidak boleh kamu lewatkan. 

1. Nasi Jamblang

Kuliner khas Cirebon yang pertama yaitu nasi jamblang atau sega jamblang. Disebut nasi jamblang karena makanan ini berasal dari Desa Jamblang. 

Nasi jamblang sudah ada sejak zaman kolonial Belanda. Awalnya, nasi ini disajikan untuk para pekerja paksa yang membangun Jalan Raya Pos Anyer hingga Panarukan yang melewati kota Cirebon. 

Menu utama dari kuliner ini yaitu nasi putih yang dibungkus dengan daun jati. Biasanya, ada lauk pauk sebagai makanan pendamping yang bisa kamu pilih sendiri. Misalnya telur dadar, tahu dan tempe goreng, sate telur puyuh, paru-paru sapi, dan sebagainya. 

2. Nasi Bogana

Selain nasi jamblang, ada juga nasi bogana. Bogana berasal dari Bahasa Sunda yaitu saboga-bogana atau saaya-ayana. Artinya yaitu seadanya atau semampunya. 

Hidangan ini terdiri dari nasi kuning dan berbagai lauk seadanya. Misalnya daging ayam, telur ayam, atau tempe. 

3. Nasi Lengko

Makanan berat dengan bahan dasar nasi lainnya yaitu nasi lengko. Kuliner ini berasal dari Cirebon, Indramayu, Brebes, Tegal dan sekitarnya. 

Lengko berasal dari kata langka yang memiliki arti jarang atau tidak ada. Hal tersebut merujuk pada lauk nasi lengko yang sedikit. 

Di dalam satu porsi nasi lengko, berisi nasi putih, tahu, tempe, tauge, kucai, dan mentimun. Siraman saus tauco khas Cirebon dan kecap membuat makanan ini semakin lezat. 

4. Mie Koclok

Selain nasi, ada juga makanan berat khas Cirebon dengan bahan dasar mie bernama mie koclok. 

Dalam bahasa Cirebon, koclok bermakna kocok. Disebut mie koclok karena proses melunakkan dan memasak mie dengan cara mengocok mie. Mie tersebut dimasukkan ke wadah timah berpori lalu direbus dalam air panas.

Seperti namanya, hidangan ini berbahan dasar mie telur kuning atau mie bihun. Selain itu, dalam satu porsi mie koclok juga berisi suwiran daging ayam, telur rebus, tauge, dan kol. Hidangan ini terasa semakin lezat dengan siraman kuah dari kaldu ayam yang kental. 

5. Empal Gentong

Kuliner khas Cirebon selanjutnya yaitu empal gentong. Bahan dasar hidangan ini yaitu daging dan jeroan sapi.

Disebut empal gentong karena proses memasaknya dengan cara memasukkan daging dan jeroan sapi ke pot yang terbuat dari tanah liat atau biasa disebut gentong. 

Kuliner ini memiliki cita rasa yang mirip seperti gulai. Bedanya yaitu kuah empal gentong lebih encer daripada kuah gulai. 

Sumber : Detik Food

6. Sate Kalong

Ada juga kuliner khas Cirebon bernama sate kalong. Meskipun bernama sate kalong, bahan dasar sate ini bukanlah kalong atau kelelawar. 

Dahulu, sate kalong terbuat dari daging dan kulit kerbau. Namun, saat ini, sate kalong berbahan dasar kulit sapi lebih mudah untuk masyarakat jumpai. Bumbu sate kalong adalah bumbu khusus yang terbuat dari dage atau oncom.

Disebut sate kalong karena kamu hanya bisa menjumpai kuliner ini saat malam hari. Ketika berada di Cirebon, kamu bisa menemukan sate kalong ini di sepanjang Jalan Pecinan Cirebon. 

Pada masa pemerintahan Walikota Kumaedhi Syafrudin, Jalanan Pecinan Cirebon ini dikenal dengan Pujamari. Pujamari merupakan sebuah singkatan dari kata Pusat Jajanan Malam Hari.

7. Tahu Gejrot

Kuliner Bandung yang tak kalah enak selanjutnya yaitu tahu gejrot. Seperti namanya, bahan dasar makanan ini yaitu tahu. Umumnya, kuliner ini menggunakan tahu sumedang sebagai bahan dasarnya. 

Selain tahu, saus tahu gejrot juga menjadi kunci kelezatan kuliner ini. . Saus tahu gejrot terbuat dari gula merah, bawang putih, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, cabai hijau, dan garam. Kemudian, penjual akan menyiram bahan-bahan tersebut dengan air, air asam, dan kecap manis lalu memasaknya hingga mendidih. 

Tahu gejrot ini disajikan di atas piring dan disiram dengan saus tahu gejrot yang terasa manis, pedas, dan juga asam. Untuk menambahkan saus tahu gejrot, biasanya penjual menggunakan botol dengan lubang yang kecil. 

Sehingga, untuk menuang saus tersebut harus dilakukan dengan cara meremas botol yang menyebabkan bunyi jrot-jrot-jrot. Itulah mengapa kuliner ini disebut tahu gejrot. 

8. Kerupuk Melarat

Kuliner khas kota Cirebon yang terakhir yaitu kerupuk melarat. Nama lain kerupuk melarat yaitu kerupuk pasir. Alasan pemberian nama kerupuk pasir karena proses memasak kerupuk yang menggunakan pasir. 

Kata melarat memiliki arti miskin. Kuliner ini disebut kerupuk melarat karena pada saat harga minyak goreng mahal, masyarakat Cirebon memilih menggoreng kerupuk dengan menggunakan pasir. 

Tentunya, pasir untuk menggoreng tersebut telah melalui proses pembersihan, pengeringan, dan pengayakan terlebih dahulu. Kerupuk yang berwarna putih, kuning, merah, dan hijau ini bisa kamu jadikan oleh-oleh saat mengunjungi Cirebon.

Sumber : Detik Food

Penutup

Itu dia beberapa makanan khas yang berasal dari Cirebon. Makanan apa, nih, yang membuatmu penasaran untuk mencobanya?

Sumber Foto : Sajian Sedap

Scroll to Top
Chat Admin Disini