bahan bakar bus

KENAPA BUS PAKAI BAHAN BAKAR SOLAR?

Bus adalah kendaraan yang bentuk dan ukurannya lebih besar dari angkutan umum lainnya. Oleh karena itu, bus umum menggunakan mesin diesel karena torsinya lebih tinggi daripada mesin bensin. Mesin diesel lebih irit dan tahan lama, serta sistem pembakarannya tidak memerlukan penggunaan busi. Gunakan hanya bahan bakar diesel dan udara  terkompresi. Muatan bus lebih besar daripada mobil penumpang, dan tentunya membutuhkan torsi yang lebih besar, sehingga bus jenis ini memilih mesin diesel.

Keuntungan menggunakan solar adalah  mesin bekerja dengan baik, sehingga  jarak jauh yang memakan waktu lama dapat ditempuh. Selain itu, solar secara signifikan lebih ekonomis daripada bahan bakar lainnya. Dengan luka bakar yang ringan namun tahan lama, dapat menempuh jarak yang jauh.

Selain itu, mesin pada kendaraan bertenaga diesel akan bertahan lebih lama karena mesin  di rancang  agar kuat dan tidak mudah rusak. Namun perawatan dan  penggunaan kendaraan juga harus di perhatikan agar tidak merusak mesin. Kendaraan bertenaga diesel tidak perlu khawatir akan korsleting karena sistem kelistrikan pada mesinnya sangat sedikit.

Manfaat tersebut Anda dapatkan jika mobil di lengkapi dengan mesin diesel. Memilih bahan bakar bus solar sangat ideal untuk bus karena  menjaga kualitas dan keamanan  mesin mobil agar awet dan tidak cepat rusak. Banyak  wisatawan yang memilih bus sebagai pendamping saat berlibur, selain dapat menampung banyak penumpang, harganya juga sangat terjangkau, dan Anda dapat menikmati perjalanan bersama orang-orang  tersayang.

Perbandingan Bahan Bakar Solar dan Bensin

Kedua  bahan bakar itu berbeda, tapi apa bedanya ya? Banyak faktor yang membedakan bahan bakar solar dan bensin, mulai dari kandungannya, titik penguapannya, dan titik nyala  masing-masing bahan bakar.

Tentang Kandungan Solar dan Bensin

Hal pertama yang membedakan solar dengan bensin adalah kandungan dari masing-masing bahan bakar. Bensin murni pada dasarnya terdiri dari hidrokarbon, sedangkan diesel terdiri dari 75% hidrokarbon dan 25% HC aromatic. Nah, solar dan bahan bakar membutuhkan bahan tambahan untuk digunakan di kendaraan. Bensin dan solar murni memang mengandung komponen yang tidak bisa langsung digunakan  pada mesin kendaraan

Titik Penguapan Solar dan Bensin

Titik penguapan solar dan bensin juga berada pada suhu yang berbeda. Bensin memiliki titik penguapan 40 derajat Celcius, sedangkan solar memiliki titik penguapan 149 derajat Celcius. Apa efek dari titik penguapan yang berbeda ini? Titik penguapan pada suhu yang berbeda dengan solar dan bensin akan mempengaruhi proses pembakaran untuk mendapatkan bahan bakar tersebut.

Titik Nyala Antara Solar dan Bensin

Perbedaan solar dan bensin selanjutnya adalah flash point keduanya. Bensin memiliki titik nyala rendah, yang dapat diukur dengan angka oktan yang dikandungnya. Namun, solar tidak memiliki angka oktan, melainkan angka cetane, yang hampir sama dengan angka oktan dan menunjukkan titik nyala spontan solar pada titik tekanan tertentu .

Penggunaan

Di masa lalu, solar dan bensin digunakan pada kendaraan dengan mesin yang berbeda. Nah, itu karena sifat dan kandungan bahan bakar yang berbeda-beda ya sobat. Mesin bensin digunakan untuk kendaraan yang membutuhkan kecepatan lebih dari tenaga. Itu sebabnya kendaraan kecil seperti city car, sepeda motor, dan sedan menggunakan bensin. Sebaliknya, diesel digunakan dalam kendaraan di mana tenaga lebih diprioritaskan daripada kecepatan.

 

Alasan Mengapa Bus Tidak Dimatikan Saat Isi BBM

Pada rute jarak jauh, bus malam AKAP biasanya berhenti  di restoran atau rest area untuk beristirahat. Saat mengendarai kendaraan, sering terjadi fenomena unik yaitu jarangnya pengemudi mematikan mesin. Pernahkah Anda memperhatikan bahwa mesin bus jarang mati saat berhenti? Ternyata ada beberapa alasan mengapa mesin di biarkan hidup, meski mati mungkin selama satu jam. Sebagian besar pengemudi bus membiarkan mesin menyala dengan sengaja. Alasan teknisnya adalah turbo saat ini sudah di gunakan pada mesin diesel di bus.

Mematikan perangkat memerlukan penundaan. Karena jika putaran mesin masih cukup tinggi, sistem pelumasan bisa rusak jika mesin langsung dimatikan. Mesin berhenti tiba-tiba dapat menyebabkan bagian turbodiesel “rontok”. Ini adalah sekilas tentang mengapa bus malam AKAP jarang mematikan mesinnya kecuali berhenti  lebih dari satu jam. Apa alasan khusus sebuah bus membiarkan mesin tetap menyala sementara penumpang bisa beristirahat? Ini perkiraannya.

Agar Kabin Tidak Gerah

Selama perjalanan sehari, demi kenyamanan, pengemudi bus tidak sengaja  mematikan mesin di area servis, saat mengisi bahan bakar, atau saat istirahat di restoran. Saat berhenti di tempat peristirahatan, pengemudi sengaja membiarkan mesin bus tetap hidup tetapi menutup pintu untuk mencegah penumpang masuk dan keluar. Alasannya demi kenyamanan penumpang membiarkan AC menyala. Seringkali penumpang protes karena kepanasan saat turun dari bus untuk makan, namun AC tidak menyala saat kembali. Pendinginan kabin bus di daerah tropis membutuhkan waktu yang sangat lama, sekitar 15-20 menit.

Supaya Mesin Tetap Optimal

Mesin bus tetap berjalan saat berhenti untuk menjaga suhu mesin tetap  pada suhu operasi yang ideal. Saat dimatikan, mesin menjadi dingin dan saat  di nyalakan kembali, membutuhkan banyak solar untuk proses penyalaan. Pada kendaraan dengan mesin diesel, seperti truk atau bus, mesin bekerja lebih efisien saat cuaca hangat.

Itulah informasi tentang kenapa bus menggunakan solar. Anda membutuhkan sewa bus Jakarta? Yuk, hubungi kami segera!

 

Scroll to Top
Chat Admin Disini